Lab Maya Kimia Interaktif
Aplikasi Laboratorium Virtual Uji Daya Hantar Listrik Larutan. Pelajari konsep, lakukan eksperimen mandiri, amati pergerakan ion dan uji nyala lampu secara *real-time*, serta selesaikan LKPD interaktif.
Tujuan Pembelajaran
Membedakan Elektrolit Kuat, Lemah, & Non-Elektrolit
Guru Pengembang
Sisca Puspita Sari, S.Si
Terionisasi Sempurna
Konsep Larutan Elektrolit & Non-Elektrolit
Landasan Teori Pengujian Daya Hantar Listrik Menurut Svante Arrhenius
Elektrolit Kuat
Senyawa yang dalam air terurai sempurna menjadi ion-ionnya (terionisasi 100%). Menghantarkan arus listrik secara sangat baik.
Ciri Pengujian:
- Lampu menyala TERANG
- Gelembung gas BANYAK di elektroda
Contoh Senyawa:
NaCl, HCl, H₂SO₄, NaOH, KOH
Elektrolit Lemah
Senyawa yang dalam air hanya terionisasi sebagian kecil. Sebagian besar zat tetap dalam bentuk molekul netral.
Ciri Pengujian:
- Lampu REDUP atau PADAM
- Gelembung gas SEDIKIT di elektroda
Contoh Senyawa:
CH₃COOH, NH₃, HF, H₂CO₃, HCN
Non-Elektrolit
Senyawa yang saat dilarutkan ke dalam air tidak terionisasi sama sekali (tetap berupa molekul netral yang tidak bermuatan).
Ciri Pengujian:
- Lampu PADAM TOTAL
- TIDAK ADA gelembung gas
Contoh Senyawa:
C₁₂H₂₂O₁₁ (Gula), Urea, Alkohol
Mekanisme Penghantaran Listrik (Teori Arrhenius)
Arus listrik dalam larutan dapat mengalir bukan karena elektron bebas seperti pada logam, melainkan karena pergerakan ion-ion bermuatan bebas (Kation bermuatan positif dan Anion bermuatan negatif) yang bergerak menuju elektroda yang berlawanan muatan.
NaCl(aq) → Na⁺(aq) + Cl⁻(aq)
CH₃COOH(aq) ⇌ CH₃COO⁻(aq) + H⁺(aq)
Prosedur Kerja Laboratorium Maya
Ikuti langkah-langkah praktikum berikut untuk menguji daya hantar listrik sampel larutan.
Pilih Sampel Larutan
Pada tab Simulasi Lab, gunakan menu dropdown "Pilih Sampel Larutan" untuk memilih bahan uji (contoh: Air Suling, NaCl, CH₃COOH, Gula, HCl, NH₃, dsb).
Atur Sakelar Listrik (ON/OFF)
Klik tombol Sakelar Rangkaian untuk menghubungkan arus dari sumber baterai. Elektroda akan tercelup secara otomatis ke dalam gelas kimia.
Amati Nyala Lampu, Gelembung, & Arus Listrik
Perhatikan intensitas nyala bohlam (Terang / Redup / Padam), kemunculan gelembung gas di elektroda, serta pembacaan nilai kuat arus pada Amperemeter.
Aktifkan Mode Mikroskopis Ion (Opsional)
Buka toggle "Tampilkan Ion Mikroskopis" untuk mengamati pergerakan kation dan anion dalam skala molekuler di dalam larutan.
Catat Hasil ke Log Praktikum & Isi LKPD
Tekan tombol "Catat Hasil Eksperimen" agar data pengujian masuk ke tabel jurnal, lalu beralih ke tab LKPD untuk menjawab pertanyaan evaluasi.
Kontrol Eksperimen
SAKELAR OFFMode Ion Mikroskopis
Tampilkan kation/anion bergerak
Kuat Arus (I)
0.00 A
Status Lampu
PADAM
Larutan Garam Dapur (NaCl)
Terionisasi sempurna menjadi ion Na⁺ dan Cl⁻.
NaCl(aq) → Na⁺(aq) + Cl⁻(aq)
| Sampel | Lampu | Gelembung | Arus (I) | Sifat Larutan |
|---|---|---|---|---|
| Belum ada data dicatat. Silakan lakukan pengujian dan klik "Catat Hasil". | ||||
LKPD Interaktif
Lembar Kerja Peserta Didik - Larutan Elektrolit & Non-Elektrolit
Identitas Peserta Didik
Nilai Akhir LKPD
0 / 100
Pengiriman Data Hasil LKPD ke Google Drive Guru:
Sisca Puspita Sari, S.Si
Pengembang Media Pembelajaran Kimia Interaktif & Lab Maya
Kelas XII Fase F • Kurikulum Merdeka
Informasi Media Pembelajaran
- Materi: Larutan Elektrolit & Non-Elektrolit
- Tujuan: Membedakan elektrolit kuat, lemah, dan non-elektrolit melalui pengujian nyala lampu.
- Integrasi LKPD Otomatis dengan rekap nilai langsung ke Google Drive / Google Sheets.